SpongeBob SquarePants Senja Menulis Cerita

Minggu, 06 Mei 2018

Remember You







Sudah lama tak mendengar kabar darimu. Entah kenapa nurani ini sering bertanya - tanya?😕 Memaksa nestapa yang dulu tampak biasa. Kini tak terbendung lagi menahan lara yang dulu sempat menganga namun ku biarkan saja. Oleh kepura-puranku mungkin,  atau memang hatiku dulu yang tak tahu malu. Membiarkanmu pergi begitu saja. Tanpa kata. Tanpa ada rasa. Bahkan untuk sekedar melihat sapaan terakhirmu aku tak bisa. 😞😞


Ego yang menguasai diriku. Tak bisa aku kalahkan. Otaku tak bisa berfikir untuk bertahan. Yang salah bukan egoku sebenarnya, tapi aku yang terlalu lemah.Satu hal tentang gelap adalah ketika bersanding dengan ego, dan selalu saja kalah.
Semakin dewasa akan semakin kejam ego ber-asusila, lalu menikam nurani yang cepat sekali menua.


Masih di kuasai ego yang tak kunjung mengalah. Dengan bangganya aku menghapus kontak nomor hpmu. Tanpa ada rasa ragu. Satu per satu. Fotomu, senyumu yang dulu menghiasi galeri hpku dan yang memenuhi setengah dari memoriku. Yang di setiap kubuka hp ku tersanding senyumu. Hingga akhirnya tak ada lagi tentangmu yang mengingatkanku akan dirimu..😑


Tak hanya itu, sapaan - sapaan manis pembuka pagi dan penutup gelap. Satu per satu ku arahkan jariku pada tulisan "delete". Ku baca ulang kalimat - kalimat manja yang kau tuliskan untuk ku. Namun rasaku tetap masih beku. Tak ada sendu secuil pun yang muncul kala itu..😕
Setelah itu hari - hari, ku jalani tanpa adanya dirimu. Sosokmu sudah aku kubur dalam - dalam. Yang terpikirkan hanya mencari pengganti dengan harapan tidak lebih baik dari dirimu. Terkadang terasa semu. Tapi ku coba acuh. Menolak ingatan untuk mengingat masalalu itu tidak mudah. Aku harus ber argumentasi dengan diriku sendiri. Batinku yang meronta namun otak ku yang menolak.😥😥

Dan tibalah saat bayanganmu datang mendekat. Semakin ku mencoba memejamkan mata, semakin itu pula kau semakin mengikat. Lamunan - lamunanku kini terisi dengan ke rinduan akan caramu menyubit pinggangku, pelukan - pelukan manjamu dan tatapan matamu yang mengundang decak kagum saat ku melihat wajahmu.😔😥

Aku tak tahu, entah kenapa belakangan ini. Aku tersentak oleh bayang - bayang kenangan kita dulu. Setiap ku melihat awan yang biru, aku  teringat dengan sosokmu yang gemar memakai kerundung biru dengan motif bunga kesukaanmu. Iya, itu adalah kado dari ku, yang ku persembahkan untukmu di hari spesialmu. Maaf kalo hanya sekedar sehelai kerudung murahan. Tapi aku senang, kamu mau menerima dengan kemurahan senyuman.☺😊 

Biarlah birunya langit yang mengiringi kegelisahan yang kian hari makin pekat. Rasa ingin menyeruak. Kupaksakan, namun apadaya dadaku semakin sesak. Menahan gelak yang sebenarnya memberontak. Membuatku merangkak  dalam sesak yang ku buat bahak. Agar kau tak tau kalau aku sedang terpuruk. Oleh hati yang di tikam sembilu. Tak tau kemana lagi aku menyeru. Kepada langit biru ku mengadu. Agar tangisku kau bawa lari bersama matahari yang tenggelam sore nanti.😐

Tawamu yang tak kasat mata. Kini mencoba merangkai merasuk ke dalam gendang telingaku. Perlahan terdengar samar namun akhirnya terdengar menggelegar. Raut wajahmu mulai tergambar. Senyuman - senyuman mu memperlihatkan, kebersamaan kita sebelum sekarang.😥😥

Dirimu yang selalu datang. Di saat ke pulangan. Hanya untuk sekedar melepas kerinduan. Kau sabar menunggu di depan pintu kedatangan. Tak sabar kau menunggu, ponselku bergetar dengan dada yang sedikit berdebar ku baca pesanmu. "Aku tunggu kamu di depan sini, sudah ku pesankan baso dengan sedikit sambal namun ku per banyak kecap". 😊 aku bisa menetap namun takdir mengizinkan untuk sesaat. 😑


Ke pura - puraanmu terdiam melamun berdiri di sela - sela kerumunan orang yang ber lalu - lalang. Aku tahu, sebenarnya kau menyimpan banyak pertanyaan. Oke, nanti saja kita bicarakan.😊

Sedikit senyum malu kau lontarkan saat perlahan langkah kakiku mendekati dirimu. Sedikit pelukan kau berikan. Tanganku kau pengang dan hatiku yang berdebar akan kebahagian akan rindu yang bisa terbalaskan. 😊😊.. Rasanya aku ingin bisa mengajak kamu ke pelamianan .😅


Duduk berdua, dengan sedikit pandangan orang yang iri karena hanya kita yang berduaan. Biarlah orang - orang cukup memandang dua insan yang sedang bermesraan. Asal jangan membayangkan apa yang kita sedang rasakan. Orang - orang tak akan pernah bisa menerjemahkan, saat do'a - do'a yang menggantung di angkasa di jatuhkan bersamaan oleh Tuhan. 😊

Benar kan kataku" aku baru satu kalimat yang ku tanyakan padamu. Kau sudah balas dengan seratus kalimat balik padaku. Dasar wanita, selalu saja tak mau mengalah. Perihal kata saja aku kewalahan. Tapi sudahlah, biarlah yang penting kamu bisa tertawa ☺

Ku habiskan baso yang telah kau pesan tadi. Sedikit menyiskan kecap di tepi biburku. Dengan sigap tanganmu menjulurkan tisu. Dan di situ, kembali lagi orang - orang melihat dengan ada yang beberapa tersenyum dan ada juga yang sedikit merengut. Di benaknya mungkin mereka seperti sedang melihat adegan film di tv. Mungkin....


                           (Gelang Tangan}

Di depan banyak orang. Di kerumunan orang berlalu - lalang. Ku buatkan kau gelang. Yang tak gampang. Ku harus belajar berulang. Agar aku bisa membuat langsung dan memakaikannya di depanmu. Dan di depan orang - orang yang kembali dengan tatapan yang aku tidak tahu apa arti tatapan mereka melihat kita yang sedang ber mesrahan. Aku bukan tipe pria yang romantis tapi seketika melihat senyumu terkadang sulit untuk tidak memuji dirimu. Mungkin Tuhan juga ikut tersenyum ketika menciptakan senyumu.☺

Masih banyak lamunan - lamunan yang kini tersanding di depan mata. Namun tak kasat mata. Seperti kau berdiri di halte bus. Bus mendekat dan berhenti untuk menjemput penumpang. Dan ke mudian tak lama, bus pergi menjauh, pelan semakin kencang. Dan kemudian menghilang tak terlihat entah kemana. Hanya melihatnya dengan segenap perasaan dan ingatan. 😞😞

Satu benda yang mengingatkanku pada perpisahan yang kau sampaikan lewat aplikasi perpesanan, kalung sederhana berukir namamu yang sudah ku pesan, dan batal ku kalungkan, sebab kau memilih meninggalkan aku dengan segala yang kau sebut ketidakpastian -_-😞😞💍

Kadang perpisahan membuat butiran butiran air keluar begitu saja, bukan karena hujan tapi karena kenangan yg tertinggal melekat dihati dan sebagian tertanam di pikiran serta banyak photo di gelery yg belum sempat di buang ketong sampah.

Tapi aku akan menyisakan sedikit gambar yang ku simpan di galery photo. Tidak akan ku lihat. Cukup aku ingat. Betapa senyum manis yang kau berikan. Kini tinggal sayatan - sayatan kepedihan. Melupakan bukan cara untuk menyembuhkan luka. Tapi berdamai dengan keadaan, mengikhlaskan. Lambat laun, lukamu akan sedikit mengering dan sembuh. Waktulah yang akan jadi obatnya. Tapi ingat! Setiap luka tidak akan bisa seperti sedia kala. Dia pasti akan sedikit membekas. Itu lah cara Tuhan agar kamu tidak melupakan apa yang sudah di berikan. Syukuri dan jadikan pengalaman. Jangan salahkan takdir, takdir yang mempertemukan, takdir juga yang memisahkan.💔


Masih banyak angan yang ingin aku tuliskan. Tentang kemesrahan, kepedihan dan juga gelak tawamu yang kini menjelma jadi keheningan. Biarlah semuanya larut dalam malam - malam penuh penyesalan. Akan segala dosa yang berbalut keindahan. Cukup aku, kamu dan Tuhan yang menyaksikan. Betapa mendalam, penyesalan yang tiada akhir. Mengalir bersama do'a - do'a di ujung sepertiga malam terakhir. 🌙

Biar bagaimana pun itulah kenangan yang terperinci di dalam urainnya. Waktu yang aka membuat lupa akan semuanya. Tapi tulisan yang akan mengingat kembali apa yang dulu kita kenangkan. Ku simpan saja apa yang masih ada di dalam relung hati. Nanti, entah kapan itu. Semua juga akan terkikis sedikit demi sedikit akan hilang. Dengan pendatang yang mudah - mudahan membawa kebahagian. Atau berharap kamu. Jika di izinkan oleh waktu. Boleh lah kita bertemu. Di kedai kopi kesukaan kita dulu. Nanti kupesan kan kopi  untuk mu. Agar kau sadar, bahwa yang manis juga terkadang meninggalkan pahit..☕







Minggu, 16 Juli 2017

Persimpangan jalan

Di mana ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Di mana ada awal, pasti akan ada akhir. Ketika akhir sebuah perjalanan akan menjadi awal perjalanan yang lain, dan sebuah perpisahan akan menjadi pertemuan dengan sesuatu yang baru.Di dalam hidup, banyak orang yang datang dan pergi Allah telah menjumpakan kita dengan orang-orang yang Dia telah gariskan dalam catatan takdir.

Mereka pun datang silih berganti. Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas di hati. Ada yang telah lama berjalan beiringan, tetapi tak disadari arti kehadirannya. Ada pula yang begitu jauh di mata, sedangkan penampakannya melekat di hati. Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada.

Semua orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi dan membentuk sebuah gambaran kehidupan. Maka sudah fitrah, bila ada pertemuan pasti ada perpisahan..

Di mana ada awal, pasti akan ada akhir.Akhir sebuah perjalanan, ia akan menjadi awal bagi perjalanan lainnya. Sebuah perpisahan,  ia akan menjadi awal pertemuan dengan sesuatu yang baru…  well, "That’s life must be "Ketika akhir sebuah perjalanan akan menjadi awal perjalanan yang lain, dan sebuah perpisahan akan menjadi pertemuan dengan sesuatu yang baru. And that’s more about life.—

Selasa, 28 Maret 2017

JARAK YANG MENTERTAWAKAN RINDU

Ada mendung yang tersamar. Ada rindu yang ternyata tak ingin pudar. Kepadamu. Ya, masih kepadamu..

Kau yang samar-samar memberi rindu pada relung yang sedang sendu.
Kau yang dengan sederhana mengetuk pintu kebungkamanku.
Kau yang dengan nyaman memberiku ruang pada jarak yang harus ku mengerti.

Kemanakah rindu ini akan terus berjalan.  Tertatih namun penuh keajaiban. Terkadang memang rindu yang memaksa untuk pulang.
Tak tau arah seakan bingung. Hanya mengikuti suara yang berhembus pelan. Lewat hembusannya dan celah-celah gerimis yang rintik.
Kedengarannya memang lirih, namun terasa begitu mengusik di dalam hati.

Membuatku tertuntun tak peduli jeda yang membendung. Seketika semua rindu yang terkumpul berhamburan begitu saja. Nestapa yang menemani di setiap penghujung hari. Kini telah menjelma menjadi guratan-guratan senyuman bahagia. 

Pahatan Tuhan yang sempurna, kamu. Suka sekali aku menyeletuk dalam hati, mungkin Tuhan sedang sambil tersenyum bahagia saat menciptakanmu. Kesempurnaan yang tersamar sedikit demi sedikit akan terkikis. Harapku jangan!  Biarlah ku goreskan lagi tinta  untuk merajut kembali samar yang tergambar.

Malam ini tak ada lagi kata merindu. Karena merinduku sudah tergambar. Di bawah tumpukan langit yang biru. Sudah tak lagi menjadi kelabu. Karena di sini ada aku dan kamu .

Memang dulu jarak yang menertawakan rindu. Tapi ingat nanti,  kalo kita bertemu  giliran rindu yang akan kubuat malu..

Senin, 12 Desember 2016

Kopi Senja






Hari ini setelah menjalani kesibukan dengan rutinitas yang cukup menguras seluruh jiwa dan raga . Aku luangkan sedikit waktuku untuk menikmati secangkir kopi butan warung pinggir jalan. Meski tak semahal kopi buatan starbuck. Tapi kopiku kali ini sudah lebih cukup membuat hangat, meskipun tak sehangat pelukan pacar.

Soreku kali ini terasa berbeda, lebih akrab dari sore-sore biasanya. Dengan secangkir kopi ini,  aku luapkan semua emosi, kekecewaan dan sebuah rasa yang tidak bisa aku ungkapkan lewat kata atau bisa di sebut dengan perasaan "gak jelas". Entah dari mana perasaan ini datang.  Seketika perasaan ini singgah begitu saja dan tinggal di benaku.

Perasan itulah yang terkadang meracuni hingga menjalar sampai ke otak bahkan seluruh tubuh ini ikut merasakan dampaknya. Mungkin dampak dari pengaruh perasaan itu bisa disebut sebagai persaan galau. Apa sih galau itu?  Galau itu suatu suasana hati yang sedang bimbang. Seseorang sedang bingung memikirkan suatu masalah, dan bingung bagaimana menyikapinya. Intinya, galau itu bisa dibilang 'suasana hati yang bimbang'. 

Dan ketika hati dan pikiran kita diselimuti oleh kebimbangan. Disitulah kita terkadang sulit untuk menentukan sebuah pilihan.
Pilihan adalah bumbu dari sebuah kehidupan. Tanpa sebuah pilihan, kita tidak bisa menikmati arti hidup sebenarnya. Seperti kopi, kalau tidak bisa menikmatinya maka yang akan di rasakan hanyalah rasa pahit.  Jalanilah hidupmu sepertihalnya menghabiskan secangkir kopi nikmati pelan-pelan sampai kau merasakan kenikmatan dari menghabiskanya, jalanilah hidupmu secara perlahan hingga kau tau kenapa kau harus menjalaninya.

Dan dari sebuah perjalanlah aku banyak menemukan sebuah mimpi dan harapan baru. Mimpi yang datang tiba-tiba itu, sering kali membuat aku terjatuh. Tapi tak mengapa, berkat mimpi itu kini hidupku menjadi lebih berwarna. Seperti pelangi, mimpi lah yang selalu membuat hidup lebih indah. 

Wajar jika aku sering terjatuh, karena pelangi yang indah itu tercipta dari butiran air yang jatuh dari langgit. Yang sering aku sebut dengan nama hujan. Hujan mengajariku untuk menjadi rintik terkuat yang siap dijatuhkan di belahan bumi manapun, supaya aku tahu bagaimana rasanya menjadi bagian yang sebenarnya dari siklus pengalaman hidup..

Ada pepatah bilang ' pengalaman dalah guru terbaik'. Iya memang benar, pengalaman lah yang mengajariku tentang mengarungi perjalanan hidup. Yang terkadang membuatku sedih, sakit, tersenyum, tertawa dan bahagia. Dari yang tidak mengerti menjadi mengerti.





Tuhan menciptakan kita pasti mempunyai sebuah alasan. Cari tahulah apa alasan itu. Kenapa Tuhan hadirkan kita di dunia yang begitu indah ini? Dan bagaimana caranya? Lakukankah perjalan. Karena dengan melakukan sebuah perjalanan kita akan tahu kemana langkah kaki ini akan melangkah. Ikutilah kata hati, dengarkan bisikan hati kecil kita. Dari situlah kita akan tahu tujuan sebenarnya dari perjalanan yang panjang. Karena aku selalu percaya di dalam hati kecilku Tuhan selalu berbisik. Libatkanlah Tuhan dalam setiap perjalananmu.  

Aku selalu percaya bahwa setiap langkah kaki ini tidak ada yang namanya kebetulan. Semua pasti ada campur tanggan dari Tuhan. Sempat aku berfikir? Kenapa, apa, bagaimana, dan mengapa sesuatu ini bisa terjadi? Entah sedih atupun perasaan senang. Semua itu udah menjadi takdir. Karena setiap nafas yang kita hembusan itu adalah sebuah takdir.




Sabtu, 10 Desember 2016

Untuk ibu, dari putramu yang sulit bilang rindu








Ibu, menulis catatan kecil ini dengan menanyakan kabarmu kurasa terlalu baku. Beberapa menit yang lalu kita baru saja bertukar kabar via telfon.Tapi, hari ini di tengah hiruk pikuknya kesibukan, terselip rindu padamu yang tak bisa aku ucapkan. Entah dengan alasan malu atau karena ada rasa gengsi dari seorang anak laki-laki sepertiku ini, tapi entahlah. Karenanya tulisan ini tentang rindu yang sulit terucap, tentang sayang yang tak sempat terkatakan.





Anakmu ini memang jawara soal menahan gengsi dan rindu. Dalam pertanyaan, “Apa kabar?” atau “Hai Bu” terselip rinduku ke Ibu.
Mungkin sempat terbesit di benak Ibu mengapa tak pernah mendengar kata rindu dariku. Atau bahkan sekedar ungkapan sayang setiap tanggal 22 Desember tiba. Entah mengapa ucapan manis itu sungguh berat untuk dikatakan. 

Pada akhirnya hanya pernyataan ingin pulang yang mewakili perasaan kangen itu. Terkadang sekedar pertanyaan sehatkah ibu juga sudah menjadi kalimat pengganti kata rindu. Berbeda dengan teman dan pacar, di mana kata kangen itu dapat dengan mudah terucap tanpa beban.


 Di hari ini, setelah seharian larut dalam hiruk pikuk kesibukanku. Aku sempatkan sedikit   waktuku untuk menyiratkan kata yang ada di dalam benakku saat ini. Perasaan yang begitu rindu akan selalu hadirmu, tawamu dan senyumanmu. 

Hadirmu lah yang menjadi alasan kenapa aku harus berjuang sampai detik ini. Aku relakan jauh darimu. Demi untuk sebuah cita-cita dan masa depan. Menjalani hari-hari tanpa hadirmu itu tidak seperti membalikan kedua telapak tangan. 

Bagiku itu sulit, namun ini bukan seperti tentang soal matematika, kimia ataupun fisika. Ini lebih dari itu, lebih rumit untuk di jabarkan. Hal itulah terkadang yang membuatku merindukan enggkau,ibuku..". Meskipun berat, karena kadang rasa rindu itu datang menyapaku. Aku selalu berusaha untuk tetap melangkahkan kaki ini, setapak demi setapak. Mengusap keringat yang kadang menghiasi keningku ini.

Selalu tersenyum walaupun rasa lelah terkadang menghampiri di setiap jengkal badan dan pikiran ini. Selalu bangkit ketika aku terpuruk, mencoba berdiri dengan kaki yang sudah mulai tertatih. Dengan uluran tanganmu wahai ''ibuku'. Aku bangkit, aku tersenyum, aku mulai untuk berjalan. Dengan kaki yang masih gemetar aku selalu  berharap apa yang sedang di jalani hari ini bisa menjadi sesuatu yang berharga di suatu saat nanti.


Wahai ibuku, tahu kah  enggkau apa yang menjadi sumber kebahagian buatku ? Iyaa :) . Tawamu adalah sumber kebahagian buatku. Yang selalu membangkitkan semangatku ketika raga ini tak kuasa lagi menahan beban yang terkadang membuatku ingin menyerah. Enggkau yang selalu memberi pupuk semangat untuku agar aku bisa selalu bangkit berdiri.

 Lewat tawamu kau berikan harapan kepadaku.  Harapan yang selalu aku kejar, tak peduli walaupun pedih jalan yang aku lalui.  Aku selalu akan mengejar apa yang ingin engkau harapkan. Harapan itu yang setiap saat ada di depan mataku. Yang akan selalu aku lihat setiap saat. Karena harapan dari ibulah yang setiap saat menjadi penyemangat hari-hariku disini. 

Ibu... 
Di malam ini aku titipkan rinduku kepadamu. Lewat jemari ku yang tak sanggup lagi untuk menulis. Dan kataku yang sudah habis untuk mengungkapkan betapa berharganya dirimu di hidupku. Malam ini, lewat keheningan malam.  Disaat semua orang terlelap di dalam tidurnya.  Aku bersujud memohon kepada sang pencipta Tuhan semesta alam "Alloh swt". 
 
"Ya Alloh.. Tuhan semesta alam..  Hamba memohon kepadamu.  Diseprtiga malam ini hamba bersujud kepadamu. Ya Alloh.. Lindungilah kedua orang tua hamba, malaikat tanpa bersayap hamba. Lindungilah ibu, ibu, ibu dan ayahku.  Berikan kesehatan dan panjangkanlah umurnya. Berikan kebahagian untuk ibu dan ayahku. Jangan biarkan mereka bersedih. Bahagia ibu adalah bahagia aku juga. Ya Alloh.. Kau pasti mendengar do'aku ini.  Maka aku mohon kepadamu.  Kabulkan lah sepenggal do'a ini. Amin

Wahai ibuku.. 

Maafkan anakmu ini, jika selama ini aku" anakmu" terkadang masih membuat engkau khawatir.  Tidak bisa memberi kabar setiap hari kepadamu. Karena aku sering terlena dengan kesibukan duniawi. Yang sering lupa untuk sekedar menanyakan kabarmu.  

Sedih rasanya ketika aku harus menduakan engkau dengan segala rutinitasku yang menyita banyak waktuku. Yang seharusnya kita habiskan berdua, menikmati hari-hari kita . Ingatkah engaku ketika aku kecil dulu.  Engkau lah yang selalu mengajariku tentang banyak hal. Engkau selalu mengajariku untuk menjadi anak yang berbakti kepada ibu dan ayah. Suara-suara lirihmu itu yang setiap saat terdengar di kedua telingaku. Tak bosan aku setiap saat mendengar nasihat-nasihatmu. 

Masih teringat jelas, siapa yang setiap pagi membangunkanku dan menyiapkan sarapan untuk aku. Enggkau yang selalu hadir di setiap pertama ketika mata ini terbuka dari tidur lelapku. Dan ingatkah engkau,  ketika engkau mencoba untuk mengikat  tali sepatuku. Sampai engkau mengantarkanku ke sekolah. Namun senyummu lah yang selalu aku ingat ketika langkah kaki ini mulai menjauh darimu.  Dan engkau mulai tersamar karena gerbang sekolahku, sedikit demi sedikit mulai bergerak menutup. Dan lewat tanganmu yang melambai-lambai aku selalu tersenyum. Dengan gagah dan semangat aku memulai aktivitas itu yaitu belajar dengan ibu dan bapak guru disekolahku. 


Wahai ibu.. 
Sungguh mulianya enggkau , Kasih sayangmu tak bisa aku jabarkan huruf per huruf, kata per kata, kalimat per kalimat. Terlalu rumit jika aku harus aku jabarkan dari setiap pengorbana dan kasih sayangmu untukku. Tidak ada yang bisa menjabarkan pengorbanan dan kasih sayangmu itu. 

Ibu...
Beribu-ribu terima Kasih aku ucapkan kepadamu. Aku berharap agar rinduku ini cepat tersampaikan. Walaupun jarak dan waktu yang selalu menjadi pembatas antara aku denganmu. Namun dengan do'aku yang tulus . Aku yakin seberapa kuat pembatas atau penghalang itu. Rinduku akan tersampaikan.

Teruntuk engkau, wanita yang di telapak kakinya terdapat surga. baik-baik di rumah. Jaga kesehatan. Tunggu anakmu ini sukses. Doa'akan aku selalu dalam setiap sujudmu. 


Dari putramu. Yang sulit untuk bilang rindu.  I Love You... 



Minggu, 17 April 2016

Destinasi wisata pantai di daerah jawa barat

Welcome to my blog :)  friends. Hai semuanya,gimana kabar hari ini?? Aku harap kalian selalu dalam keadaan sehat selalu dan yang pasti jangan lupa "Bahagia" yahhhh hehehehe...
Okeeee... Disini aku mau memberi referensi buat kalian semua dan terutama buat kalian yang lagi kurang sehat alias yang mukanya 'pucet' karena kurang piknik hahahahaha... "  Dan mudah-mudahan setelah membaca postingan ini. Kalian bisa segar lagi seperti tempat-tempat wisata berikut ini. Dan pesan terakhir dari aku buat kalian " jangan kerja terus dongg... piknik lah sekali-kali"








1. Pantai Pangandaran, Pangandaran


Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran merupakan sebuah objek Wisata Pantai  andalan Kabupaten Pangandaran yang terletak di sebelah tenggara dari propinsi Jawa Barat. Menurut Asiarooms, Pantai Pangandaran merupakan pantai terbaik yang ada di Pulau Jawa. 
Di pantai ini Anda dapat menyaksikan terbit dan tenggelamnya matahari dari pantai timur dan pantai barat pada hari yang sama. Selain itu pantainya landai dengan air laut yang sangat jernih serta jarak antara pasang naik dan pasang surut relatif lama sehingga Anda dapat berenang dengan rasa yang aman.
Dengan hamparan pasir putih yang sangat lembut di pantai pangandaran ini juga sudah di sediakan tim penyelamat pantai yang sangat terlatih. Di pantai ini selain Anda dapat menikmati keindahan panorama pantainya yang sangat memukau, Anda juga dapat menikmati pemandangan bawah lautnya karena di Pantai Pangandaran ini terdapat Taman Laut yang sangat mempesona dengan ikan-ikan warna warni serta terumbu karang yang masih sangat alami yang pastinya akan membuat Anda terlena dengan kebesaran Tuhan.
Di Pantai Pangandaran ini juga terdapat Gua Jepang peninggalan Perang Dunia II, Tempat tentara Jepang membuat benteng pertahanan untuk menantisipasi serangan sekutu dari pantai timur pulau Jawa.

2. Pantai Sayangheulang, Garut



Pantai Sayangheulang

Pantai Sayangheulang adalah sebuah objek wisata pantai yang terletak di desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dengan panjang pantai sekitar 2 km serta lebar sekitar 50 meter menjadikan tempat yang mengasyikan untuk Anda dan keluarga berlibur.
Dengan air laut yang jernih, Pasir putih yang bersih dan lembut berkilauan serta ombaknya yang sangat bersahabat akan menambah keindahan panorama dari pantai ini.
Di Pantai Sayangheulang, Garut, Anda juga dapat menyaksikan panorama senja yang sangat menakjubkan di pantai ini. Panorama Sunset di pantai ini bagaikan lukisan alam maha karya sang Pencipta yang akan membuat Anda merasa nyaman dan tidak ingin pulang.  

3. Pantai Tirtamaya, Indramayu



Pantai Tirtamaya

Pantai Tirtamaya adalah pantai dengan panorama Sunrise dan Sunset terindah yang ada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pantai ini merupakan salah satu pantai tujuan wisata yang paling banayk di kunjungi di Indramayu. Selain sebagai tempat berenang di laut sengan rasa aman pantai ini memiliki pemandangan Sunrise dan Sunset yang dapat Anda nikmati pada hari yang sama.

4. Pantai Santolo, Garut



Pantai Santolo

Pantai Santolo adalah satu satu wisata pantai terbaik di Jawa Barat yang terletak di Kecamatan Cikelet, Garut Selatan.  Pantai ini hanya berjarak 88 kilometer atau 3,5 jam perjalanan dari pusat kota Garut.

Pantai Santolo ini merupakan lokasi pantai paling favorit bagi wisatawan lokal asal Bandung, Jakarta serta Tasikmalaya. Keunikan dari pantai ini adalah air laut di Muara Cilautteureum bukan bergerak menuju laut melainkan kembali lagi ke arah muara. Konon peristiwa seperti ini hanya bisa terjadi di Pantai Sontolo dan sebuah pantai di Perancis.
Bergerak ke arah selatan, Anda dapat menyeberang dengan menyewa perahu nelayan  ke Pulau Santolo. Di pulau ini Anda akan dapat menikmati keindahan alam Pantai Santolo dengan pasir putih yang sangat lembut dan bersih dengan air laut yang sangat jernih di atas batuan karang. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai pertualangan sambil berkemah dan memancing.

5. Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi


Pantai Pelabuhan Ratu
Kawasan Wisata Pantai Pelabuhan Ratu adalah salah satu destinasi pantai paling menarik yang dapat Anda kunjungi saat berllibur ke Kabupaten Sukabuni, Jawa Barat. Karakteristik dari pantai ini terdapat pada tebing karang yang terjal, ombak yang sangat besar serta panorama pantainya yang sangat mempesona. Itulah sebabnya mengapa Pantai Pelabuhan Ratu menjadi salah satu destinasi yang digemari oleh wisatawan mancanegara dan lokal.
Letak geografisnya yang berhadapan langsung dengan laut lepas Samudera Hindia menyuguhkan Anda dengan pesona wisata bahari yang sangat menggagumkan.
Selain panorma pantai yang sangat menakjubkan, Di Pantai Pelabuhan Ratu juga terkenal dengan hal berbau mistik yang kerap dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul. Penguasa Laut Selatan. Mitos dan kisah mistis ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Popularitas Pantai Pelabuhan Ratu itu sendiri sebagai salah satu destinasi wisata pantai paling terkenal di Sukabumi yang banyak dinikmati oleh wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.  

6. Pantai Pondok Bali, Subang



Pantai Pondok Bali

Pantai Pondok Bali adalah salah satu tempat wisata pantai terbaik di Jawa Barat. Pantai yang terletak di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hamparan pasir yang membentang luas di pesisir laut utara menjadikan ciri khas keberadaan Pantai Pondok Bali. 
Di pantai ini, Anda dapat melakukan kegiatan liburan dengan berenang, memancing ikan di laut sambil menikmati panorama sunset saat senja datang di pantai ini. Di tempat ini juga sudah dilengkapi dengan terminal perahu, area bermain anak, volley pantai, area parkir serta warung-warung yang menyediakan makanan khas Jawa Barat. 

7. Pantai Sindangkerta, Tasikmalaya



Pantai Sindangkerta

Pantai Sindangkerta ini terletak di Desa Cikawung Gading. Pantai yang satu ini menjadi istimewa karena merupakan tempat bertelurnya penyu-penyu hijau yang langka. Selain itu, pantai ini juga memiliki taman laut bernama Taman Lengser yang berupa karang datar dengan aneka biota laut yang terdapat di sana. Saat air sedang surut, kamu pun bisa dengan jelas mengamati keindahan taman laut ini.

8. Pantai Tanjung Pakis, Karawang



Pantai Tanjung Pakis

Pantai Tanjung Pakis adalah sebauah objek wisata pantai yang terletak di ujung Utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pantai berpasir putih dengan ombak yang mengalun tenang dan eksotis ini menjadikan salah satu tempat wisata pantai terbaik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Bagi Anda yang ingin bermalam di pantai ini, Juga telah tersedia banyak tempat penginapan dari yang murah hingga yang mahal. Warung makan tradisioanl dengan menu ikan bakar terhampar di sepanjang pantai ini.

9. Pantai Karang Hawu, Sukabumi



Pantai Karang Hawu

Pantai Karang Hawu merupakan salah satu pantai yang cukup terkenal di Sukabumi. Pantai ini disebut Karang Hawu karena di areal pantai ini ada sebuah karang yang menjorok ke laut dan memiliki lubang di beberapa bagiannya yang berbentuk menyerupai tungku (atau hawu dalam bahasa sunda). Makanya karena itu, pantai ini kemudian dinamakan Pantai Karang  Hawu.

Keistimewaan yang dimiliki oleh pantai ini ialah panorama alamnya yang sangat indah, udaranya sejuk, dan memiliki hamparan pasir yang lembut dan luas, berbagai aktifitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung disini seperti berenang, memancing, surfing, atau sekadar berduduk santai sambil menikmati hamparan pasir yang indah. Anda juga bisa dengan leluasa melihat keindahan karang yang menjorok itu, yang mana pada beberapa cekungannya terdapat genangan air yang jernih.

10. Pantai Pananjung, Ciamis


Pantai Penanjung

Berada di area Cagar Alam, Pantai Penanjung ini terpisah oleh tebing batu karang dengan kawasan Pantai Barat yang lain. Untuk mencapai pantai ini, ada dua rute yang bisa kita ambil yaitu jalur darat dan jalur laut. Melalui darat, kita bisa masuk melalui gerbang barat Cagar Alam Pananjung, kemudian berjalan kurang lebih 300 meter. Sedangkan melalui laut, kita dapat menyewa perahu dari kawasan Pantai Barat. Harga sewa perahu Rp. 15.000 per penumpang dengan maksimal 7 orang penumpang sekali trip.

Daya tarik utama dari pantai ini adalah nuansa alami yang masih cukup terjaga. Karena berada di kawasan konservasi, Anda dapat melihat sejenis kera yang berkeliaran disekitar pantai ini. Kera tersebut ada yang cukup jinak untuk didekati dan diajak bermain, tetapi ada pula yang bersikap agresif. Anda juga dapat menyelam atau snorkeling di perairan dangkal di dekat Pantai Pasir Putih. Airnya yang jernih memungkinkan anda untuk melihat hingga ke dasar dan mengamati biota laut seperti kuda laut, bintang laut, teripang, tiram dan ikan yang ada di sana.

Di pinggir pantai, anda bisa mencoba mencari kulit kerang dan potongan ganggang (rumput laut) segar yang hanyut terdampar di pantai. Anda juga dapat mengajak anak-anak bermain pasir atau sekedar duduk menikmati panorama alam yang masih tetap terjaga meskipun sempat diterjang tsunami beberapa tahun yang lalu. Dari Pantai Pasir Putih ini kita dapat melihat keindahan alam Pantai Selatan Ciamis yang membentang dari Batu Karas hingga Pangandaran.


Nah itulah 10 Pantai Terbaik Di Jawa Barat yang sayang untuk Anda lewatkan. Keindahan pantai-pantai di Jawa Barat ini merupakan salah satu keindahan pantai di Indonesia yang memang sudah terkenal hingga mancanegara.

Kamis, 03 Maret 2016

Aku dan Sepotong Senjaku Yang Hilang








Aku adalah seorang lelaki yang suka duduk di beranda sambil menikmati sepotong senja. Sambil tersenyum dan memandang birunya langit. Sekarang birunya langit menjelma menjadi jingga. Warna yang begitu indah, seindah aku yang sedang membayangkan sosokmu. Sosok seorang bidadari yang begitu elok dan mempesona. Kau yang selalu membuat senjaku semakin indah. Membuatku merasa ingin menjadi birunya langit. Agar aku bisa ada dan selalu ada di saat soreku menjelma menjadi malam.

 Aku ingin bisa mendampingimu ketika engkau berada di ufuk barat. Yang akan selalu hadir menemani di setiap siluet senjamu.Aku akan selalu mengantarkanmu ketika malam akan datang. Dan aku lah yang selalu menjadi pelengkap kesempurna ketika matahari kembali ke peraduannya. Dan melukiskan semburat jingga di langit kita.

  Kau adalah sileut senja dan aku adalah hamparan langit biru. Kita selalu di pisahkan ketika sang malam datang. Kau pun akan hilang. Begitu juga dengan ku. Apakah aku akan mencarimu? Aku yakin aku pasti bisa menemukanmu. Tapi tidak untuk seseorang sepertimu. Seseorang yang mengajariku apa itu arti sebuah kesederhanaan . Kesederhanaan itu lah yang membuat hati ini ingin memilikimu. Bolehkah aku memilikimu? Terlalu dini ketika aku menanyakan hal itu sekarang. Semuanya akan kusimpan rapi dalam setiap ingatanku. Ingatan tentangmu dan tentang cinta yang menepi. Hanya segores ingatan yang terekam di dalam otaku sekarang. Yang terlihat hanya bayangan senyuman manis. Semanis coklat yang sempat kita beli tempo hari.

 Seorang perempuan, sederhana saja. Senyumnya selalu memberi tanda tanya. Senyumannya lah yang selalu mengganggu kerja otaku. Tatapanya membuatku kacau pikiranku. Dan ketika sapaan lembut itu masuk dan terdengar di gendang telingaku. Saat sapan kecil berderetan berubah menjadi narasi yang nyata.Semuanya mengalir begitu saja seperti hujan yang turun di kala senja.

  Aku berharapa agar kisah kita mengalir juga seperti hujan yang turun. Dari satu tetes hingga menjelma menjadi guyuran hujan yang deras. Selamanya kita akan selalu hadir bersama di saat mendungnya langit berubah menjadi tetesan air hujan. Itu lah harapanku, Aku selalu berharap kepada rintikan hujan agar kita bisa selalu bersama. Di manapun dan kapanpun. Engga ada yang bisa memisahkan kita. Karena kita adalah hujan, hujan yang selalu di rindukan oleh senja. Karena senja mengharapkan kita untuk menghadirkan satu lengkungan indah yaitu pelangi.

  Ketika engkau di tenggelamkan oleh malam. Hati ini terasa hambar. Tidak ada lagi yang mengisi hati ini dengan sosokmu lagi. Karena bagiku kau lah yang memberi keindahan di setiap durasi denyut jantung dan daya pikir otaku. Semuanya gulita, tak bisa mata ini buat memandang figurmu lagi.Yang mampu ku lirik hanyalah sebatas tentang ingatamu belaka. Hasrat tentang dirimu yang sekarang mengikis begitu saja. Bagaikan tebing yang di hempas deras air laut. Sedikit demi sedikit batuan yang perkasa pun akan rapuh.Seperti diriku saat ini. Aku rapuh, tidak ada lagi antusias seraya di kehidupanku.Semangat yang dulu sempat singgah di raga ini. Seiring berjalannya waktu ini. Semua rasa itupun mengiringi beredar lepas dari raga ini . Dan di setiap lamunan ku. Aku hanya bisa berharap kepada fajar agar malam ini cepat berlalu. Aku selalu tak sabar buat menanti sang fajar bangun dari tidurnya. Seperti aku yang tak sabar ketika aku ingin berjumpa dengan mu lagi.

  Harapanku hanyalah bisa melihat mu lagi. Setelah sang mentari terbangun dan memulai aktifitasnya yaitu beredar memutari bumi . Dari subuh sampai tengah hari dan siang beranjak sore hari. Iyaaa.... ! Hanya sampai sore. Karena aku tidak menginginkan malam datang. Aku benci dengan malam. Karena malam lah, yang memisahkan kita. Disaat aku sedang bersamamu. Di saat kita sedang menikmati setiap jengkal pertemuan kita yang singkat ini. Tiba-tiba sang malam muncul. Dan di saat itulah kita terpisah. Sungguh malang nasib kita. Hanya bisa berjumpa sekelumit saja. Rindu lah yang selalu menemani disaat aku tak ada di sandingmu.

 Melalui sang bayu yang berhembus pelan dan dingin yang menyerang paru-paruku, meneror detak jantungku, mencemari alur pikirku. Aku berikan sepenggal kata untukmu. Aku berpesan kepada sang bayu" andaikan kau tau sayang, kalau disini ada aku yang merindukan sosokmu. Merindukan semua tentangmu. Tentang bicaramu dan senyumanmu yang berderet berubah menjelma menjadi satu butiran yang kusebut itu "CINTA". Cinta itu yang membuatku bertahan dan terus berharap padamu'.

 Aku ingin kau tahu, ada rindu yang ku titipkan pada bulir hujan di kaca jendela kamarmu. Sayangnya ternyata jendelamu tak berkaca, jadilah rinduku gagal menyapa.

 Apakah ini saatnya aku berhenti mengharapkanmu. Berhenti mengharapkanmu diam-diam. Berhenti menyukaimu. Berhenti tersenyum ketika melihatmu. Berhenti dari apa pun soal dirimu.

 Asal kau tau aku akan selalu duduk di beranda teras rumahku. Untuk menantikan sepotong senjaku yang hilang. Dan berharap kau muncul di saat aku sedang memandang soreku di beranda rumahku. Walaupun terkadang awan hitam mengusik pandanganku. Namun aku akan selalu setia duduk manis menunggu awan hitam itu pergi dari senjaku. 

Walaupun bukan hari ini. Ingat...!! Aku akan selalu ada di setiap sileut senjamu. Karena ada rasa di hati ini yang membuatku terbiasa dengan penantian ini. Dan aku hanya mampu mencintaimu sebaik-baiknya. Namun hanya rahasia Tuhan yang bisa menjaga cinta itu sampai kapan......

         No(t)hing's Gonna Change My Love For You, Making Love Ou(t) Of No(t)hing A(t) All" ........ I can wait forever.... you..yes...you..? :)